Senin, 15 Oktober 2012

Guru yang Postmodern (1)



Dalam era sistem Makro yang diwarnai oleh Postmodern ini, pendidikan bagi para siswa harus berorientasi pada pengembangan kemampuan siswa untuk membuat penilaian dan keputusan (judgement) sendiri secara tepat dan cepat. Dengan perkataan lain, siswa harus dididik untuk menilai sendiri yang mana yang benar atau salah, baik atau tidak baik, indah atau jelek dan atas dasar itu ia memutuskan perbuatan mana yang terbaik untuk dirinya sendiri. Pertanyaannya adalah bagaimana caranya agar siswa merasa yakin bahwa keputusan yang diambilnya merupakan keputusan yang baik?

Sesuai dengan ciri postmodern, guru sebaiknya terampil dalam menumbuhkan sikap keragu-raguan terhadap ilmu pengetahuan yang sedang diajarkannya. Caranya bukan dengan menakut-nakuti siswa sehingga mereka bahkan tidak punya keberanian untuk melangkah, tetapi dengan cara membuat mereka lebih terampil dan berani mempertanyakan segala sesuatu yang ada pada realita hidup mereka. Sebagai guru postmodern, kita tidak perlu merasa khawatir dengan pertanyaan para siswa, karena semua pertanyaan yang mengarah pada pertanyaan postmodern tidak memerlukan jawaban dalam seketika. Dan sampai kapan jawaban itu akan muncul? Tidak pernah ada batasan waktunya.
Hal ini akan sangat sulit dilakukan, jika guru masih mempertahankan tradisi lama dalam mendidik. Apalagi kalau kemampuan untuk menjawab pertanyaan menjadi arogansi sang guru karena ingin dianggap serba tahu. Selain merugikan para siswa, guru yang seperti itu akan sangat menderita di jaman postmodern ini di mana guru tidak lagi dianggap yang serba tahu.
       Jadi, seorang guru yang postmodern sebaiknya tidak lagi menuntut jawaban jika mengajukan pertanyaan, tetapi juga bukan berarti tidak menuntut apa-apa. Pertanyaan yang diajukan oleh seorang guru yang postmodern sebaiknya dapat menimbulkan banyak pertanyaan di benak para siswa, yang mengarahkan mereka pada realita yang ada di sekitar mereka. Bagaimana aplikasinya pada Pendidikan Matematika? (Bersambung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar